Halaman

Sabtu, 21 November 2015

Tertinggal

Tertinggal

Kala ituhanyahariMinggubiasa.Junitaanak yang rajindanpenurutselalumematuhiapa kata mamanya. BahanmakanandirumahsedanghabisdanJunitadimintamenemanimamanyakepasarkecil di sebuah gang. Dari rumahnyamenujukepasartersebutmungkinsekitar 2 km sehinggaJunitadanmamanyamenggunakan motor. Saatmerekasudahselesaibelanja, Junitasegerabergegasnaikmotornya. Junitamerasasaatsudahmenstartermotornya, mamanyasudahnaik di belakangsehinggaialangsungsegeratancap gas tanpamenolehkespionataumemperhatikankebelakang. Namun, saatsudahberada di area komplekrumahnya, iamengajakmamanyangobrolketikaiamelihatadasebuahrumah yang sudah lama dikontrakkan.
Junitaberkata “Rumahini lama bangetsudahgakada yang menempatiya ma.”
Tapi, selesaiberkatademikian, Junitalangsungmerasaanehkarenamamanyahanyadiamsaja. Saatiamenolehkebelakang, ternyatamamanyatidakada di jokmotornya. Junitalangsungpanikbukan main. Iasegeraberpikirdantakutjikamamanyajatuhdari motor. Junitasemakin panic karenaternyataialupamembawaponselnya.
AkhirnyaJunitalangsungmemutarbalikmotornyakembalimenujujalanraya. Sakingpaniknya, iasempatterpelesetkarenamemutarmotornya di jalananaspal yang berpasirkarenaterburu-buru. Namun, untungsajaiabisamengontrolsehinggatidakjatuh.
Tapi, di sepanjangjalaniatidakmelihatada orang-orang yang berkerumunatauhal lain mengenaikecelakaan. Akhirnyahinggasampai di dekatlampumerah, iamelihatmamanyajalan kaki di seberangjalan. Segeralahiamendatangimamanya.
Saatsudah di dekatmamanya, iamendapatimamanyangomel-ngomel
 “Kamunininggalin mama, tutadi orang-orang teriak-teriakmanggilkamutapikamugakdengar… bla… bla… bla”. Tapi, saatdiomeliolehmamanya, Junitahanyacengarcengircengengesan.
Ternyatasaatmendengarceritamamanyawaktuawalkejadiantersebut, Junitalangsungtancap gas tanpamenolehmamanya yang ternyatabelumnaik. Mamanyaberteriak-teriakmemanggildirinya, namuniatakmendengar. Terlebihlagisaat orang-orang melihatmamanyateriak-teriak, orang-orang tersebutkasihandanikutteriak-teriakmemanggilJunita. PadahalJunitamemakai helm yang biasasajadanterbilangtidaktebal. Ia pun jugatidakmemakai headset ataumendengarkanlagu. Tapi, tetapsajaJunitatidakmendengarnya.

AkhirnyakarenamerasaditinggalJunita, mamanyalangsungjalan kaki menujurumahtanpamemikirkanJunitalagi. Dan akhirnyasetelahbeberapa meter jalan kaki, Junitamendatanginyadenganmukacengengesan.

Mendengarhaltersebut, Junitamasihtertawasendiridanbeberapa kali mintamaafsamamamanya. Iabenar-benarmerasatidakmendengardantakmengiraakanmenjadisepertiini. Dan akhirnyamamanya pun ikuttertawadengankelakuanJunita, sampai-sampaimenceritakankepada orang-orang di rumah.

Tapi, darikejadianitu pula Junitalebihhati-hatisaatinginmembonceng orang. Tidakhanyamamanya, tapipada orang lain pun iaselalumenolehkebelakangduludanmenanyakanapakahsudahsiapataubelumsebelumberjalan. Karenaiamaludan trauma denganhaltersebut, Junitasempatmembutuhkanwaktu lama untuktidakdatangkepasarkeciltersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar