Tertinggal
Kala
ituhanyahariMinggubiasa.Junitaanak yang rajindanpenurutselalumematuhiapa kata
mamanya. BahanmakanandirumahsedanghabisdanJunitadimintamenemanimamanyakepasarkecil
di sebuah gang. Dari rumahnyamenujukepasartersebutmungkinsekitar 2 km sehinggaJunitadanmamanyamenggunakan
motor. Saatmerekasudahselesaibelanja, Junitasegerabergegasnaikmotornya. Junitamerasasaatsudahmenstartermotornya,
mamanyasudahnaik di belakangsehinggaialangsungsegeratancap gas
tanpamenolehkespionataumemperhatikankebelakang. Namun, saatsudahberada di area
komplekrumahnya, iamengajakmamanyangobrolketikaiamelihatadasebuahrumah yang
sudah lama dikontrakkan.
Junitaberkata
“Rumahini lama bangetsudahgakada yang menempatiya ma.”
Tapi,
selesaiberkatademikian, Junitalangsungmerasaanehkarenamamanyahanyadiamsaja.
Saatiamenolehkebelakang, ternyatamamanyatidakada di jokmotornya. Junitalangsungpanikbukan
main. Iasegeraberpikirdantakutjikamamanyajatuhdari motor.
Junitasemakin panic karenaternyataialupamembawaponselnya.
AkhirnyaJunitalangsungmemutarbalikmotornyakembalimenujujalanraya.
Sakingpaniknya, iasempatterpelesetkarenamemutarmotornya di jalananaspal yang
berpasirkarenaterburu-buru. Namun, untungsajaiabisamengontrolsehinggatidakjatuh.
Tapi, di
sepanjangjalaniatidakmelihatada orang-orang yang berkerumunatauhal lain
mengenaikecelakaan. Akhirnyahinggasampai di dekatlampumerah,
iamelihatmamanyajalan kaki di seberangjalan. Segeralahiamendatangimamanya.
Saatsudah
di dekatmamanya, iamendapatimamanyangomel-ngomel
“Kamunininggalin mama, tutadi orang-orang
teriak-teriakmanggilkamutapikamugakdengar… bla… bla… bla”. Tapi,
saatdiomeliolehmamanya, Junitahanyacengarcengircengengesan.
Ternyatasaatmendengarceritamamanyawaktuawalkejadiantersebut, Junitalangsungtancap
gas tanpamenolehmamanya yang ternyatabelumnaik. Mamanyaberteriak-teriakmemanggildirinya,
namuniatakmendengar. Terlebihlagisaat orang-orang melihatmamanyateriak-teriak,
orang-orang tersebutkasihandanikutteriak-teriakmemanggilJunita. PadahalJunitamemakai
helm yang biasasajadanterbilangtidaktebal. Ia pun jugatidakmemakai headset
ataumendengarkanlagu. Tapi, tetapsajaJunitatidakmendengarnya.
AkhirnyakarenamerasaditinggalJunita, mamanyalangsungjalan kaki menujurumahtanpamemikirkanJunitalagi. Dan akhirnyasetelahbeberapa meter jalan kaki, Junitamendatanginyadenganmukacengengesan.
Mendengarhaltersebut, Junitamasihtertawasendiridanbeberapa kali mintamaafsamamamanya. Iabenar-benarmerasatidakmendengardantakmengiraakanmenjadisepertiini. Dan akhirnyamamanya pun ikuttertawadengankelakuanJunita, sampai-sampaimenceritakankepada orang-orang di rumah.
Tapi,
darikejadianitu pula Junitalebihhati-hatisaatinginmembonceng orang. Tidakhanyamamanya,
tapipada orang lain pun
iaselalumenolehkebelakangduludanmenanyakanapakahsudahsiapataubelumsebelumberjalan.
Karenaiamaludan trauma denganhaltersebut, Junitasempatmembutuhkanwaktu lama
untuktidakdatangkepasarkeciltersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar