Hari
Terbaik
Selvy adalah seorang
gadis remaja yang baru menginjak usia 17 tahun beberapa bulan yang lalu. Dia
duduk dibangku SMA kelas 3 di salah satu sekolah swasta di Surabaya. Ia
memiliki tubuh yang mungil dan memiliki rambut panjang dengan warna cokelat
caramel. Selvy adalah orang yang sangat periang, ia selalu saja tersenyum
kepada teman-temannya. Selvy adalah salah satu perempuan yang sangat
memperhatikan penampilan. Hobbinya adalah belanja, terutama baju.
Suatu hari, Selvy ingin
sekali membeli sebuah baju yang lagi happening
dikalangan remaja perempuan, tetapi ia agak sedih karena harganya yang agak
mahal. Dia tidak mau meminta orangtuanya uang, karena menurutnya ia akan
menyusahkan orang tuanya. Dia memikirkan bagaimana caranya supaya bisa mendapatkan
baju itu, hari ini dia terlihat agak melamun, teman-temannya menyarankan agar
ia berterus terang kepada orang tuanya siapa tahu orang tuanya mau membelikan
untuknya. Tapi ia tidak akan meminta orang tuanya, itulah prinsipnya. Pada saat
dirumah, Selvy sedang menonton serial drama Turkey dengan mamanya, Selvy tidak
fokus melihat filmnya tetapi ia melamun masih memikirkan, jika ia menunggu bulan
depan, tentu saja baju itu sudah akan habis. Tetapi mamanya memperhatikan tingkah Selvy yang agak diam dan
sering melamun, lalu mama bertanya tetapi Selvy tidak bercerita, mamanya tahu
ada sesuatu yang dipikirkan oleh anak perempuannya ini, akhirnya setelah
dibujuk-bujuk, Selvy bercerita bahwa ia ingin membeli sebuah baju yang sudah di
idam-idamkan dari lama dan ia sangat ingin membelinya tetapi uangnya kurang.
Selvy terkejut saat
tiba-tiba mamanya ingin membelikan baju itu untuknya, ia sebenarnya
tidak ingin dibelikan oleh mamanya karena harganya yang lumayan mahal, tetapi
mamanya bilang jika baju itu anggap saja
sebagai late birthday gift. Mamanya
menyuruh agar Selvy untuk bersiap-siap dan jika papanya pulang akan langsung
beli bajunya. Selvy sangat senang dan merasa tidak enak dengan mamanya, tetapi
mamanya memaksa untuk membeli baju itu untuknya. Kemudian Selvy melirik tas
yang berada disudut toko itu, tas itu berbentuk kotak dengan merek Dior, mamanya
mengetahui hal itu, lalu mamanya mengambil tas itu dan membayar, Selvy agak
terkejut ketika mamanya memberi tas itu kepadanya. Akhirnya tas berwarna hitam glossy dan baju dengan warna hitam
bercorakkan ungu dan putih itu ada ditangan Selvy. Saat akan pulang, papanya
melihat sebuah heels yang bagus
dengan tinggi 9 cm dan menyuruh Selvy untuk mencoba heels itu. Heels itu
terlihat matching dan bagus dikaki mungilnya,
lalu papanya memutuskan untuk membeli heels
berwarna putih itu untuk Selvy.
Selvy sangat berterima
kasih kepada orang tuanya karena sudah membelikan barang-barang yang ia
inginkan. Tiba-tiba mobilnya berhenti disebuah restaurant kepiting kesukaannya,
kepiting somerset, sebenarnya ia telah mengidamkan makanan ini sejak lama
tetapi tidak baru keturutan sekarang. Orang tuanya mengerti bahwa anak
perempuannya ini menyukai kepiting itu mengapa mereka makan malam disini.
Elisabeth
Eka Meyvella / XII IPS 1 / 09
Tidak ada komentar:
Posting Komentar