Halaman

Sabtu, 21 November 2015

Pemberontakan Masa Indonesia Merdeka

Pemberontakan masa Indonesia Merdeka
1. DI TII Jabar.
Dipimpin oleh Kartosuwiryo. Disebabkan oleh kecewanya Kartosuwiryo pada Renville. Karena wilayah Jabar dikosongkan RI. Bersifat politik.
Cara mengatasi :
-Hukuman mati bagi Kartosuwiryo
-Operasi militer pagar betis dan baratayuda
2. DI TII Jateng. Dipimpin oleh Amir Fatah. Sebab terjadinya karena pemberontakan di Kebumen. Bersifat politik. Cara mengatasi :
-GBN
-Kerjasama dengan masyarakat
3. DI TII Kalsel. Dipimpin oleh Ibnu Hajar. Disebabkan karena pembentukan gerakan kesatuan rakyat tertindas,  pembangunan tak merata.
Cara mengatasi :
-Operasi militer
-Hukuman mati
4. Di TII Sulsel. Dipimpin oleh Abdul Kahar Muzakar. Disebabkan oleh ditolaknya pembentukan brigadir Hasanuddin. Bersifat militer dan politik.
Cara mengatasi :
-Hukum mati bagi Ibnu Hajar
-Operasi militer
5. DI TII Aceh. Dipimpin oleh Daud Beureuh. Disebabkan karena penurunan status Aceh jadi karisidenan. Bersifat politik. Cara mengatasi :
musyawarah kerukunan Aceh
6. APRA. Dipimpin oleh Raymond Westerling. Disebabkan karena penolakan negara kesatuan dan takut KNIL dinomorduakan setelah TNI. Bersifat politik.
Cara mengatasi :
-Operasi militer
7. Pemberontakan Andi-Azis. Dipimpin oleh Andi Azis. Disebabkan karena menolak TNI. Bersifat militer.
Cara mengatasi :
-Operasi Militer
8. RMS. Dipimpin Dr. Sumokil. Disebabkan karena menolak kembali ke NKRI dan mendirikan RMS. Bersifat separatisme.
Cara mengatasi :
-Diplomasi
-Operasi Militer
9. PRRI/ PERMESTA. Disebabkan karena :
-PKI terlibat di pemerintah
-Kesenjangan pembangunan di Jawa dan sekitarnya
-Efisiensi Rera. Bersifat sosial, politik, ekonomi.
Cara mengatasi dengan operasi militer.
Tugas Sekutu ke Indonesia:
-Melucuti tentara Jepang
-Mencari keterangan tentang penjahat perang
-Membebaskan tawanan
Kesulitan Sekutu di Indonesia :
-wilayah hukum yang tetlalu luas
-Keterangan militet yang tidak pasti tentang Indonesia
-kesulitan menyusun pasukan yang dikirim ke Indonesia
Kesalahan Inggris kembali ke Indonesia :
-Pasukan AFNEI terlambat
-Salah menduga sikap Indonesia
-Mengeluarkan perintah yang menyinggung Bangsa Indonesia
-Membiarkan NICA masuk ke RI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar