Halaman

Jumat, 20 November 2015

Modernisasi dan Globalisasi

Modernisasi dan Globalisasi
             Kata modernisasi dengan kata dasar modern berasal dari bahasa latin modernus yang dibentuk dari kata modo dan ernus.Modo berarti cara dan ernus menunjuk pada adanya periode waktu masa kini.Modernisasi dapat pula berarti perubahan dari masyarakat tradisional menuju masyarakat yang maju,Jadi,modernisasi merupakan suatu proses perubahan sosial di mana masyarakat yang sedang memperbaharui dirinya berusaha mendapatkan ciri-ciri atau karakterisitik yang dimiliki masyarakat modern.
           Menurut Alex Inkeles ,terdapat 9 ciri manusia modern.Ciri-ciri itu sebagai berikut:
1.memiliki sikap hidup untuk menerima hal-hal yang baru dan terbuka untuk perubahan.
2.memiliki keberanian untuk menyatakan pendapat atau opini mengenai lingkungannya sendiri atau kejadian yang terjadi jauh di luar lingkungannya,serta dapat bersikap demokratis.
3.menghargai waktu dan lebih banyak berorientasi ke masa depan ari pada masa lalu.
4.memiliki perencanaan dan pengorganisasian.
5.percaya diri
6.perhitungan
7.menghargai harkat hidup manusia lain.
8.percaya pada ilmu pengetahuan dan teknologi.
9.menjunjung tinggi sikap dimana imbalan yang diterima seseorang harus sesuai dengan prestasi nya dalam masyarakat.
          Menurut Soerjono Soekanto,syarat syarat modernisasi adalah sebgai berikut:
1.Cara berpikir ilmiah yang sudah melembaga dan tertanam kuat dalam kalangan pemerintah maupun masyarakat luas.
2.sistem administrasi negara yang baik dan benar-benar mewujudkan birokrasi.
3.sistem pengumpulan data yang baik,teratur,dan terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu seperti BPS(Biro Pusat Statistik)
4.penciptaan iklim yang menyenangkan terhadap modernisasi terutama media massa.
5.Tingkat organisasi yang tinggi,terutama disiplin diri.
6.Sentralisasi wewenang dalam perencanaan sosial yang tidak mementingkan kepentingan pribadi atau golongan.

Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan ,investasi,perjalanan,budaya populer,dan bentuk-bentuk interaksi yang lain.Cohen dan Kennedy berpendapat bahwa globalisasi adalah “seperangkat transformasi yang saling memperkuat” dunia,yang meliputi hal-hal berikut :
1)perubahan dalam konsep ruang dan waktu
2)pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda
3)peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa
4)meningkatnya masalah bersama seperti masalah ekonomi,lingkungan,permasalahan lazim lainnya seperti aids,flu babi,flu burung,perdagangan obat terlarang internasional,dan terorisme internasional.
GEJALA MODERNISASI DAN GLOBALISASI DI INDONESIA
Bidang ilmu pengetahuan dan teknologi
1)penemuan telepon sebagai alat telekomunikasi yang membawa kemudahan bagi penggunanya.
2)penemuan alat transportasi baik yang di darat maupun di laut.
3)penemuan peralatan kantor seperti mesin ketik sampai dengan komputer.
4)penemuan sumber-sumber energi yang dapat diperbarui seperti energi surya,angin,air,nuklir dan biogas.
Bidang ekonomi
1)mengembangkan persaingan yang sehat dan adil serta menghilangkan sistem monopoli.
2)memberdayakan pengusaha kecil,menengah,dan koperasi.
3)mengembangkan hubungan kemitraan yang saling mendukung dan menguntungkan antara koperasi,swasta,dan BUMN,serta antara pengusaha besar,menengah,dan kecil dalam rangka memperkuat struktur perekonomian nasional.
Bidang politik
Di indonesia ,modernisasi politik mengalami pasang surut perkembangan.Perkembangan itu dimulai dengan bentuk Demokrasi Liberal,Demokrasi Terpimpin,dan Demokrasi Pancasila.
Bidang agama
Masyarakat Indonesia sebagai masyarakat yang religius ,modernisasi itu mencakup modernisasi fisik dan non fisik,sehingga akan terdapat keseimbangan dalam membangun kehidupan di dunia dan akhirat.pembangunan fisik dapat terlihat dengan dibangunnya berbagai tempat peribadatan untuk umat beragama.
DAMPAK MODERNISASI DAN GLOBALISASI DI INDONESIA
Berikut ini beberapa dampak moderniasi dan globalisasi di Indonesia:
1)Urbanisasi
Permasalahan baru yang timbul baik di kota maupun di desa,antara lain sebagai berikut :
-)semakin  berkurangnya penduduk desa,terutama yang berusia produktif
-)banyak sawah/lahan pertanian yang terbengkalai.
-)hasil panen menurun
-)tingkat kesejahteraan masyarakat desa menurun
-)muncul pengangguran di kota
-)kriminalitas dan perilaku menyimpang lainnya di kota.
2)kesenjangan sosial ekonomi
Faktor-faktor yang menyebabkan kesenjangan ekonomi antara lain sebagai berikut:
-)menurunnya pendapatan perkapita sebagai akibat pertumbuhan penduduk yang relatif tinggi tanpa diimbangi peningkatan produktivitas
-)ketidakmerataan pembangunan antardaerah sebagai akibat kebijakan politi, dan kekurangsiapan SDM
-)rendahnya mobilitas sosial sebagai akibat sikap mental tradisional yang kurang menyukai persaingan dan kewirausahaan.
Pencemaran lingkungan alam
Kasus-kasus seperti kerusakan hutan sering diakibatkan oleh pencurian kayu dan penebangan tanpa penanaman kembali yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor.
Kriminalitas
Pembangunan atau moderniasi yang dilakukan negara berkembang ,seperti Indonesia seringkali memunculkan masalah-masalah sosial seperti berikut:
-)menipisnya rasa kekeluargaan
-)meningkatnya sikap individualiustis
-)meningkatnya tingkat persaingan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar